Tuesday, May 17, 2011

Unek - unek seputar hidup

Bermain lawan kata: Malas >< rajin, pandai >< bodoh, tua >< muda, lama >< baru, panjang >< pendek..
Ya begitulah kehidupan ini selalu ada dua perbandingan dan perbedaan sama seperti dengan lawan kata. Kadang hidup kita senang kadang susah, kadang kita hidup dengan enak kadang kita mengalami pahitnya hidup. Ya, roda selalu berputar kadang di atas kadang di bawah.
Semua orang yang hidup, lahir berawal dari sebuah sel telur yang setelah mengalami pembuahan berubah menjadi zygot berkembang menjadi embrio, menjadi janin dan lahir sebagai bayi.. Tuhan memang maha pencipta yang ajaib 100 kali lebih ajaib dari pesulap paling profesional sekalipun.
Tapi pernahkah kita, merenungkan hal - hal apa saja yang sudah kita alami selama ini?
Kita tumbuh dari bayi menjadi anak - anak, lalu remaja, dewasa, dan akhirnya tua dan kembali bergabung menjadi tanah. Pernahkah kita memikirkan tentang bagaimana kita masih bisa ada sampai sekarang dan bagaimana kita menghadapi kematian kelak?
Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada secara akurat 100% tepat pada hari esok. Paranormal sekalipun bisa meleset dalam perhitungannya.
Tetapi Tuhan itu tidak. Ia yang menentukan segala sesuatu yang terjadi pada kita di hari esok..

Pernahkah kita merenungkan apakah hari esok kita masih bisa seperti hari ini?Hmm, kayaknya kita hanya berpikir besok g mana ya? dimarahin bos lagi gak ni? dapt nilai berapa ya ulanganku? Moga2 mama ga tahu kalau ku boongin... Ya bisa jadi ini yang ada di pikiran kita akan hari esok. Mungkin hari ini kita merasa capek karena telah bekerja keras , sebenarnya ini menunjukkan kalau kita masih diberi kemampuan oleh Tuhan untuk bekerja dengan otak pikiran, tangan dan kaki kita. Kita kesal karena hari ini dimarahi oleh guru, orang tua, pacar bahkan istri seharusnya kita merasa bahagia karena berarti Tuhan sedang memerhatikan dan menegur tindakan kita melalui orang lain. Kita sedih karena hari ini kita sakit, dipecat atau mendapat nilai jelek pada ulangan, padahal mungkin saja Tuhan hanya sedang menguji kita yang Ia harapkan adalah memiliki umat yang tegar dan selalu bersyukur dalam segala kondisi yang dialaminya. Akan tetapi pada kasus ke tiga ini jarang sekali ada yang bertindak seperti yang diharapkan Tuhan.

Bertolak dari kancah agama, melihat ke sisi keTuhanan secara universal. Kita semua selalu percaya bahwa Tuhan tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan umat-Nya. Tapi mengapa kita merasa cobaan yang kita alami sangatlah berat, bahkan sering kali bertubi - tubi seperti pepatah Sudah jatuh tertimpa tangga. Itu semua sebenarnya karena kita tidak mau bersyukur. Kita selalu melihat segala sesuatu ke arah atas padahal kita juga harus melihat ke bawah juga karena suatu hal akan selalu memiliki lawan perbandingan. Saat kita mampu melihat ke arah bawah, berpikir kita masih lebih beruntung dari mereka, maka saat itulah kita bisa belajar menemukan arti hidup dan tidak lagi khawatir akan apa yang terjadi pada hari esok. Karena anda sudah siap untuk menerima segala konsekwensi dari apa yg kita lakukan di hari ini dan di masa lampau.

Mau mencoba sekarang atau nanti? Tentukan sendiri pilihan anda.. :)

No comments:

Post a Comment

If you think my post is helpful, left your comment below.. Thanks

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...